Wednesday, June 3, 2015

Duo Mujahid -cerita paling indah-

Alhamdulillah, akhirnya bisa juga menulis blog. Hmm, meski tergolong telat sih. Tapi biarlah daripada tidak sama sekali. Hehee. Tulisan pertama ini didedikasiakan untuk duo mujahid ummi tersayang, Muhammad Dzaki Bukhori Al Farisi dan Muhammad Gildan Hamka Al Faruq. Ummi bukan penulis profesional apalagi penyair hebat. Namun begitu, untuk sebuah nama yang terkandung banyak arti dan doa, biarlah ummi tuangkan dalam bait-bait kata.

SI CERDAS YANG SOLIH ITU KAMU NAK
*teruntuk ananda Dzaki

berkaca pada mereka
pribadi yang cerdas juga solih

Imam Bukhori dari bukhara
ahli hadis paling hebat
daya ingatnya luar biasa
tak tanggung-tanggung
6 juta hadis ia kumpulkan
tapi hanya 7000an saja yang sahih

betapa mengagumkannya beliau ini
ternyata cerdas tak membuatnya congkak
insan solih yang selalu menjaga wudhu,
solat dua rakaat dan berdoa setiap hendak belajar

dilain tempat
dibelahan bumi persia
ada seorang pemuda yang begitu hanif
jauh-jauh datang ke madinah demi mencari cahaya kebenaran
yah, dialah Salman Al Farisi
pemilik tubuh yang kuat
pandai dalam ilmu syariat

tentu takkan pernah lupa tergores sejarah
ide briliannya dalam pembuatan parit
hingga mengantarkan kaum muslim menang dalam perang khandaq
yang juga merupakan perang pertamanya

gagah dan brilian tak membuatnya sombong
namun semakin bertambah kecintaannya pada Allah dan Rasul
maka sejak perang itu tiadalah pernah dia absen dalam berperang

begitulah nak,
berharap engkau seperti mereka
: si cerdas yang solih


----------------------------------------------------------------


KENAPA KAMI SEMATKAN NAMA HAMKA DAN AL FARUQ
*teruntuk ananda Gildan

di negeri ini
siapa yang tidak mengenal Hamka
bahkan mancanegara pun tahu
ulama hebat
sastrawan handal
politikus amanah
punya segudang talenta
yang hanya bermodalkan otodidak



Hamka,
putra minang yang akan selalu dikenang
kuat agamanya
kokoh pendiriannya
tak pernah ragu
mengatakan yang salah adalah salah
yang benar adalah benar

begitupun,
berabad-abad sebelum Hamka
ada seorang sahabat yang setan pun takut padanya
yah, dialah Umar bin khattab
yang bergelar Al Faruq
sang pembeda haq dengan yang bathil

demikianlah nak,
kenapa kami sematkan Hamka dan Al Faruq
agar nanti namamu menjadi doa
bercermin pada mereka
karena sungguh
negerimu
sangat-sangat butuh orang-orang seperti mereka




No comments:

Post a Comment